Minggu, 09 Maret 2014

Mengatur Waktu ,antara kewajiban dan Hobi


    Assalamu alaikum teman-teman dumay....

Alhamdulillah masih bisa bertemu bulan Maret....Moga makin bisa berkreasi dan mengatur waktu jadi lebih baik lagi.Kadang banyaknya ide-ide kreasi yang berseliweran di kepala tapi waktunya mepet untuk merealisasikan ide-ide tersebut.Aktifitas harian Ibu rumah Tangga yang ga ada habisnya dan janji dengan para pelanggan untuk menyelesaikan pesanannya.Benar-benar harus bisa bagi waktu.

Inget dulu waktu kerja,seblum berangkat kerja udah harus menyiapkan keperluan anak-anak dan hitungan waktunya harus pas,jam tujuh pagi udah harus selesai semuanya.Kalo meleset berarti telat juga ngantornya he..he..he..mungkin karena ada konsekwensinya kali ya...kalo telat uang makan di potong.
Setelah resign,jadwal aktifitas berubah.jadi lebih nyantai...toh ga kemana-mana dan ga ada sanksinya.awalnya seperti menikmati kebebasan waktu setelah sebelumnya terikat peraturan kerja.
Biar ga bete dan bisa mengisi waktu luang,mulai deh tertarik berkreasi flanel.Alhamdulillah mulai ada pesanan.
Naaa...itu deh,udah mulai banyak ide-ide kreasi yang muncul makin  tertarik untuk bikin apa yang terpikirkan.Sering banget waktunya untuk anak-anak 'tersita' untuk mengejar menyelesaikan pesanan atau menghilangkan penasaran untuk merealisasikan ide tersebut..

Tujuan resign itu...untuk bisa lebih memperhatikan anak-anak atau untuk menghasilkan kreasi-kreasi baru?.itu yang bolak-balik di kepala kalo tersadar banyaknya waktu yang tersita
Memang saya belum bisa mengatur waktu dengan baik...tapi ini adalah pembelajaran yang harus dijalani.
Sering terpikir ,untuk membagi waktu seperti kerja dulu.tiap apa yang dikerjakan ada hitungan waktu,mesti pake stopwatch kali ya...hehehe

Anak-anak adalah amanah yang Alloh percayakan pada saya yang merupakan investasi masa depan.Kewajiban sebagai ibu dan seorang istri tentu harus lebih diutamakan.
Ide-ide yang Alloh berikan kepada saya adalah suatu anugrah untuk mengisi rutinitas dan suami mendukung selama itu tidak menganggu hak anak-anak.

Moga makin terampil membagi waktu...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar